Text
Ilusi Imperia
Suara itu memecut gendang telinga Rangga Tohjaya berulang kali, seperti cemeti berujung belasan paku yang membuatnya mandi darah. Namun tubuhnya terlalu lemah untuk berdiri. Tulang rusuknya mungkin patah setelah dihajar pukulan-pukulan keras yang dilancarkan lelaki bertubuh tegap dibelakangnya. Mulutnya dipenuhi cairan asin pekat yang membuatnya berulang kali tersedak. Darnh, pandangannya nanar seakan dipenuhi ribuan kunang-kunang yang berdansa di bola matanya.
| F01072 | 813 AKM i | (Rak-799-899) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain
SLiMS
include LIB . "contents/chat.php"; ?>