Text
Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Dia bagai malaikat keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan ibu dari kehidupan jalanan yang niskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik. Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, peerhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekalipun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua denganm membiarkan mekar perasaan ini. Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas, maafkan aky ibu. Perasaan kagum, terpesona atau entahlah itu muncul tak tertahanlan bahkan sejak rambutkyu masih di kepang dua. Sekarang ketika aku tahu dia boleh tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu biarlah,.. Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun,.. daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya.
| F01242 | 813 TER d | (Rak-799-899) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain
SLiMS
include LIB . "contents/chat.php"; ?>